Snorkeling 1 Day Trip

Pulau Menjangan merupakan gugusan pulau paling barat dari pulau Bali. Pulau kecil ini merupakan tempat tinggal hewan hampir punah bernama Menjangan atau lebih dikenal dengan kijang.

Snorkeling Pulau Menjangan

Pesisir pantai pulau Menjangan memiliki palung yang cukup dalam. Dinding palung dipenuhi berbagai jenis terumbu karang dengan warna-warni yang mempesona dimana ratusan ikan tinggal dan berkeliaran di sekitarnya. Tahukah kamu, dinding palung (wall) gugusan pulau ini adalah salah satu spot diving terbaik dunia.

wonderfulmenjangan.com

Itinerary

  • 05.00 – 8.30 Menuju Banyuwedang dari Denpasar
  • 08.30 – 08.45 Istirahat & persiapan
  • 08.45 – 09.15 Menyeberang ke pulau Menjangan
  • 09.15 – 10.00 Snorkeling spot I
  • 10.00 – 10.30 Lunch/snack break
  • 10.30 – 11.30 Snorkeling spot II
  • 11.30 – 12.00 Menyeberang kembali ke Banyuwedang
  • 12.00 – 12.30 Istirahat/Shower
  • 12.30 – Kembali ke Denpasar/lokasi penjemputan

Note: rundown itinerary Snorkeling di Menjangan Bali – Trip Reguler 1 Day ini adalah estimasi.

Inclusion

  • Ticket
  • Insurance
  • Snorkeling equipments
  • Lunch box
  • Private Boat
  • Guide
  • Transport (return)

booking

Daya Tarik

Tidak hanya melihat alam laut dengan bersnorkeling. Kita bisa naek ke pulau dan melihat kijang-kijang berkeliaran bebas di habitatnya

Pulau ini memiliki pura dengan patung Ganesha berwarna putih dan berukuran besar terletak di sisi barat. Menghadap ke barat patung ini tepat berada di atas tebing.

 

Anenome, gorgonian table, coral garden, eel, lion fish, bahkan murray adalah beberapa biota laut yang bisa kita temui di kedalaman antara 3-10 meter. Jika beruntung, kita bisa melihat penyu, lumba-lumba dan whale shark.

Pesisir pantai pulau Menjangan memiliki palung yang cukup dalam. Dinding palung dipenuhi berbagai jenis terumbu karang dengan warna-warni yang mempesona dimana ratusan ikan tinggal dan berkeliaran di sekitarnya. Tahukah kamu, dinding palung (wall) gugusan pulau ini adalah salah satu spot diving terbaik dunia

Terumbu karang jika patah membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh kembali. Berhati-hatilah saat mencari pijakan saat beristirahat selama sesi snorkeling jangan sampai menginjak terumbu. Disarankan untuk berpegangan pada pelampung yang disediakan atau mencari lokasi yang cukup dangkal, datar, dan bukan terumbu karang (pasir, karang mati, atau bebatuan)